Info

Information :: Puskesmas Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo.
Administrator09-Dec-2023 | Dibaca 38 kali

Perekonomian Sidoarjo Terus Meningkat. Stunting Turun

Perekonomian di Sidoarjo terus mengalami peningkatan yang signifikan.

Data di Pemkab Sidoarjo menyebut sampai tahun 2022 kemarin pertumbuhan ekonomi di Kota Delta sudah mencapai 7,53 persen atau tumbuh pesat dibanding tahun 2021 sebesar 4,21 persen.Seiring dengan kondisi itu, angka kemiskinan juga mengalami penurunan. Jumlah warga misikin di Sidoarjo di kisaran 119,15 ribu atau sekira 5,00 persen di tahun 2023 ini atau turun drastis dibanding tahun 2022 yang jumlahnya sekira 125,69 ribu atau sekira 5,36 persen. Artinya, angka kemiskinan di Sidoarjo turun sekira 6,54 ribu jiwa atau setara dengan 0,36 persen dari tahun sebelumnya.

Tentu kami sangat bersyukur dengan kondisi ini. Perekonomian terus bergerak positif dan angka kemiskinan mengalami penurunan yang signifikan. Ini merupakan hasil dari kerja keras semua pihak. Pemerintah daerah, lembaga sosial, dan semua lapisan masyarakat Sidoarjo," kata Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor.

Menurutnya, kolaborasi dengan semua pihak sangat penting. Kerja sama antarlembaga dan partisipasi masyarakat menjadi hal paling utama dalam mengatasi masalah kemiskinan.

Kami terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga sosial untuk menciptakan program-program yang dapat membantu masyarakat yang kurang beruntung, seperti salah satunya bansos dan pelatihan kerja,  ujarnya.

Selain kemiskinan yang menurun, angka stunting di Sidoarjo juga terus menurun. Data menyebut, tahun 2020 lalu angkanya di kisaran 7,8 persen, kemudian tahun 2021 turun jadi 7,6 persen, dan tahun 2022 turun lagi jadi 5,8 persen.

Berbagai upaya juga terus kita lakukan bersama-sama untuk menekan stunting di Sidoarjo. Berbagai elemen masyarakat kita libatkan dalam upaya mengurangi stunting, lanjut Gus Muhdlor, panggilan Ahmad Muhdlor.

Bersama Pemprov Jatim dengan akademisi dan perguruan tinggi, organisasi profesi, LSM, NGO, swasta, organisasi perangkat daerah, ormas, PKK, dan berbagai pihak diajak bersama-sama dalam upaya penurunan stunting di Sidoarjo.

Sejumlah kegiatan yang terus berjalan untuk percepatan penurunan angka stunting antara lain dengan pemberian tablet penambah darah kepada ibu hamil dan balita gizi kurang, pemberian suplemen, monitoring dan evaluasi, intervensi spesifik petugas, dan sebagainya terus kita galakkan, kata Kepala Dinkes Sidoarjo Dr. Fenny Apridawati, S.KM, M.Kes.

Hasilnya, sejauh ini jelas terlihat angka stunting yang terus mengalami penurunan.

Berdasar data e-PPGBM (elektronik Percepatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) pada bulan timbang Februari 2023, angka stunting di Sidoarjo mencapai 5,3 persen.

Dan di bulan Agustus 2023 angkanya menjadi 3,4 persen, Dr. Fenny Apridawati, S.KM, M.Kes.

 

sumber : surabaya.tribunnews.com