Deteksi adalah kemampuan kader kesehatan jiwa untuk mengetahui kondisi kesehatan jiwa keluarga yang tinggal di desa siaga sehat jiwa. Hasil deteksi adalah sehat jiwa, risiko masalah psikososial, dan gangguan jiwa.
Tujuan :
- Jumlah keluarga yang sehat
- Jumlah keluarga yang beresiko mengalami masalah psikososial
- Jumlah keluarga yang mempunyai pasien gangguan jiwa
Keluarga Risiko (psikososial)
| Masalah Fisik |
Masalah Sosial |
Masalah Mental |
- Sakit
- Darah tinggi, Diabet, Jantung, TBC, Stroke,
- Ginjal, Rematik, Kehilangan anggota tubuh, Kurang gizi, dan semua sakit fisik
- Ibu Hamil
- Ibu hamil dan Ibu melahirkan
|
- Pekerjaan
- PHK, Kehilangan harta benda, Ekonomi kurang
- RT
- Kehilangan (meninggal) anggota keluarga, KDRT
- Hub SOS
- Konflik
|
|
Keluarga Dengan Gangguan
- Sedih Berkepanjangan
- Berkurang kemampuan hidup sehari-hari
- Menurun motivasi untuk melakukan kegiatan
- Marah – marah tanpa sebab
- Bicara dan tertawa sendiri
- Menyendiri / mengurung diri di kamar
- Tidak mau bergaul
- Tidak memperhatikan kebersihan diri
- Ingin bunuh diri
Persiapan Deteksi Dini
- Kader mempelajari buku pedoman deteksi keluarga: keluarga sehat, keluarga resiko dan keluarga gangguan
- Kader mempelajari tanda-tanda orang/keluarga sehat, beresiko mengalami masalah psikososial dan gangguan jiwa
- Kader mengidentifikasi orang/keluarga sehat, beresiko mengalami masalah psikososial dan gangguan jiwa
- Melakukan kontrak atau janji untuk bertemu dengan klien dan keluarga
Untuk materi lengkapnya anda bisa mendownload di link berikut : http://puskesmassidoarjo.sidoarjokab.go.id/?page=download